Kanker menyerang anjing dari segala usia dan ras tanpa pandang bulu, namun beberapa ras karena kecenderungan atau sifat genetik menghadapi risiko lebih tinggi dibandingkan ras lainnya. Meskipun tidak ada kepastian kapan atau apakah seekor anjing akan terserang kanker, berhati-hatilah sebagai pemilik.
1. Gembala Jerman
Anjing Gembala Jerman dihargai karena kecerdasan dan keserbagunaannya dalam berbagai tugas. Sayangnya, ras yang cakap ini mempunyai insiden kanker yang tinggi, terutama hemangiosarcoma, yang merupakan jenis kanker yang paling umum.
2. Anjing Golden Retriever
Golden Retriever sangat populer namun popularitasnya tidak melindungi mereka dari penyakit. Yang mengherankan, sekitar 60% Golden Retriever dapat mengembangkan kanker seumur hidup mereka, dengan hemangiosarcoma terjadi pada sekitar sepertiga dari anjing-anjing ini. Laki-laki memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan perempuan.
3. Anjing Labrador
Mirip dengan kerabat dekat mereka, Golden Retriever, Labrador juga muncul dalam daftar ras yang rentan terhadap kanker. Meskipun memiliki harapan hidup 10-12 tahun, Labrador memiliki kerentanan genetik yang serupa terhadap kanker, khususnya limfoma. Pemilik harus mewaspadai pembengkakan di bawah dagu atau di belakang siku dan berkonsultasi dengan dokter hewan jika tanda-tanda ini muncul.
4. Rottweiler
Rottweiler, ras besar yang memerlukan latihan fisik dan mental yang berat, menghadapi tantangan kesehatan yang signifikan. Aktivitas berintensitas tinggi dari waktu ke waktu dapat memberikan tekanan besar pada organ tubuh, sehingga menyebabkan degradasi lebih cepat. Rottweiler biasanya hanya hidup 8-11 tahun dan sangat rentan terhadap osteosarcoma, sejenis kanker agresif, sehingga deteksi dini dan pengobatan menjadi penting.
5. Anjing Gunung Bernese
Anjing Bernese Mountain memiliki tingkat penyakit kanker yang tinggi, yang merupakan penyebab utama kematian pada ras tersebut. Anjing besar ini membutuhkan banyak olahraga tetapi umurnya pendek, hanya 6-9 tahun. Selama hidup mereka yang singkat, banyak yang menderita kondisi seperti displasia pinggul dan siku serta tumor sel mast.
6. Petinju
Petinju, dengan penampilannya yang garang dan sifatnya yang lembut, merupakan hewan peliharaan keluarga yang sangat baik tetapi juga berisiko tinggi terkena kanker. Petinju sangat rentan terhadap tumor otak dan tumor sel mast. Mereka juga sering menderita displasia pinggul dan kardiomiopati.
Kesimpulan Meskipun semua anjing berisiko mengalami masalah kesehatan, ras tertentu memiliki kecenderungan lebih tinggi terhadap kanker. Sebagai pemilik hewan peliharaan yang bertanggung jawab, mengenali tanda-tandanya sejak dini dan memberikan perawatan yang tepat serta pemeriksaan dokter hewan secara teratur dapat membantu mengelola risiko ini dan memperpanjang kualitas serta durasi hidup hewan kesayangan kita.