Perawatan gigi pada hewan peliharaan sama halnya dengan perawatan gigi pada manusia. Hewan peliharaan perlu disikat giginya, gusinya dipijat, dan giginya dibersihkan secara teratur untuk mencegah penyakit gusi dan kerusakan gigi. Perawatan gigi penting bagi hewan peliharaan, sama seperti bagi manusia. Hewan peliharaan memerlukan pembersihan gigi dan pemeriksaan gigi secara teratur untuk mencegah penyakit gusi dan masalah gigi lainnya. Penyakit gigi disebabkan oleh penumpukan plak dan karang gigi pada gigi. Plak adalah lapisan lengket makanan, bakteri, dan air liur. Karang gigi adalah plak mengeras yang tertinggal terlalu lama di gigi. Penyakit gigi dapat menimbulkan rasa sakit dan infeksi pada mulut, sehingga dapat memicu gangguan kesehatan lain seperti penyakit jantung dan ginjal. Jika hewan peliharaan menderita penyakit gigi, Anda mungkin memperhatikan bahwa ia memiliki bau mulut, mengeluarkan banyak air liur, kesulitan makan, atau mengais-ngais mulutnya. Penyakit gigi juga dapat menyebabkan rasa sakit dan infeksi pada mulut hewan peliharaan Anda, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Kebersihan yang buruk mungkin berdampak pada segalanya. Hal ini dapat menyebabkan beberapa penyakit lain di seluruh tubuh selain penyakit mulut. Kesehatan hewan sangat bergantung pada kebersihan mulutnya. Hal ini berdampak pada setiap elemen yang berhubungan dengan hewan. Kebersihan mulut yang baik adalah suatu keharusan bagi hewan. Kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan sejumlah masalah mulut. Masalah mulut yang paling umum adalah penumpukan karang gigi, plak, penyakit gusi, dan kerusakan gigi. Masing-masing masalah ini harus ditangani untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan hewan. Kebersihan mulut yang buruk dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan lainnya. Ini termasuk infeksi pada sinus dan sistem pernapasan. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada paru-paru, masalah pencernaan dan masalah lainnya. Gigi berlubang adalah salah satu masalah mulut paling serius yang bisa terjadi. Gigi berlubang adalah lubang pada gigi. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, pendarahan, dan juga dapat menyebabkan kehilangan gigi. Jika gigi berlubang tidak ditangani, hal ini dapat menyebabkan infeksi pada garis gusi.

 Usia, kesehatan umum, makanan, aktivitas mengunyah, faktor keturunan, keselarasan gigi, praktik perawatan, dan kebersihan gigi adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit gusi pada hewan peliharaan. Penyakit periodontal adalah suatu kondisi umum yang menyerang tidak hanya anjing, kucing, dan hewan lainnya, tetapi juga manusia. Infeksi bakteri pada gusi, penyakit periodontal adalah penyebab utama kehilangan gigi baik pada manusia maupun hewan peliharaan. Sebuah studi terbaru dari National Institute of Dental and Craniofacial Research memperkirakan bahwa 47% dari semua anjing dan 42% dari semua kucing di atas usia tiga tahun terkena beberapa bentuk penyakit periodontal. Penyakit periodontal adalah suatu kondisi progresif yang dimulai dengan gingivitis, suatu peradangan ringan pada gusi. Jika tidak diobati, gingivitis dapat menyebabkan penyakit periodontal yang lebih parah yang disebut periodontitis. Periodontitis ditandai dengan peradangan parah, pengeroposan tulang, dan akhirnya kehilangan gigi. Tanda paling umum dari penyakit periodontal adalah bau mulut. Tanda-tanda lainnya termasuk gusi merah dan lunak, gusi berdarah, dan kesulitan mengunyah.

id_IDID

Pin It on Pinterest

What Our Clients Say
131 reviews