Sama seperti manusia, anjing dari ras dan usia apa pun dapat terkena tumor. Mendapatkan informasi tentang jenis tumor yang umum pada anjing dapat membantu pemilik hewan peliharaan menjadi lebih siap dan merespons dengan cepat jika terjadi masalah kesehatan seperti itu. Berikut enam tumor paling umum yang ditemukan pada anjing:
- Tumor Sel Mast: Salah satu tumor kulit yang paling umum pada anjing, sel mast adalah jenis sel kekebalan yang berhubungan dengan reaksi alergi dan peradangan. Gejalanya bisa menyerupai reaksi alergi, seperti kulit di sekitarnya menjadi merah dan bengkak, kecenderungan pendarahan meningkat karena permeabilitas pembuluh darah yang lebih tinggi, dan komplikasi yang berpotensi parah seperti sakit maag, tekanan darah rendah, dan syok.
- Lipoma: Ini umumnya adalah tumor jinak yang ditemukan di jaringan subkutan. Lipoma biasanya muncul sebagai benjolan berbeda di bawah kulit, sering ditemukan di dada, punggung, dan anggota badan bagian proksimal. Meskipun sebagian besar jinak, jika lipoma tumbuh, obat antitumor tertentu, seperti Tablet Daging Sapi Zhongliu Kuai Xiao, dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhannya.
- Karsinoma Sel Skuamosa: Jenis tumor ini menyerang anjing dan kucing, biasanya muncul di kepala, bidang hidung pada kucing, dan bidang hidung, kulit, dan area interdigital pada anjing.
- Limfoma: Di antara tumor paling umum pada anjing, limfoma dapat terjadi di kelenjar getah bening, limpa, dan hampir semua organ lainnya. Gejala awal seperti demam, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan seringkali tidak kentara, dan pada saat penyakit ini terdeteksi, biasanya sudah mencapai stadium lanjut dengan pembesaran kelenjar getah bening. Limfoma adalah salah satu dari sedikit tumor yang merespon dengan baik terhadap kemoterapi.
- Melanoma: Tumor ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja pada anjing. Melanoma jinak lebih sering ditemukan pada kulit berbulu, sedangkan melanoma ganas sering ditemukan di mulut, sambungan mukokutan, dan area interdigital.
- Tumor Payudara: Pada tahap awal, tumor payudara mungkin tidak memengaruhi kebiasaan makan atau perilaku umum anjing, tetapi akan berkembang seiring berjalannya waktu. Benjolan keras yang terlihat jelas dapat dirasakan di perut anjing, dan ketika tumor tumbuh cukup besar untuk meregangkan kulit hingga batasnya, tumor tersebut dapat pecah dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Sangat penting bagi pemilik anjing untuk memperhatikan gejala-gejala ini dan segera mencari perawatan dokter hewan. Pemeriksaan dan pemeriksaan rutin adalah cara terbaik untuk mendeteksi dan mengatasi potensi masalah kesehatan sejak dini. Ingat, deteksi dini dapat memberikan perbedaan yang signifikan dalam penanganan dan hasil dari kondisi ini.