Ayurveda adalah sistem pengobatan yang berasal dari India kuno yang berupaya merawat tubuh, pikiran, dan jiwa secara keseluruhan. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa kesehatan dan kesejahteraan ditentukan oleh keseimbangan tiga dosha, atau energi, dalam tubuh. Praktisi Ayurveda menggunakan berbagai teknik, termasuk pola makan, perubahan gaya hidup, dan pijat, untuk memulihkan keseimbangan dan meningkatkan kesehatan. TCM, atau Pengobatan Tradisional Tiongkok, adalah sistem pengobatan lain yang memiliki akar kuno. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa kesehatan ditentukan oleh keseimbangan energi yin dan yang dalam tubuh. Praktisi TCM menggunakan berbagai teknik, termasuk akupunktur, pengobatan herbal, dan pijat, untuk mengembalikan keseimbangan dan meningkatkan kesehatan.

Ada beberapa perbedaan utama antara Ayurveda dan Pengobatan Tradisional Cina (TCM). Ayurveda adalah sistem pengobatan holistik dari India yang sudah ada sejak lebih dari 5.000 tahun yang lalu. TCM adalah sistem pengobatan serupa dari Tiongkok yang telah dipraktikkan selama lebih dari 5.000 tahun. Salah satu perbedaan utama antara kedua sistem ini adalah Ayurveda berfokus pada hubungan pikiran-tubuh, sedangkan TCM lebih berfokus pada tubuh fisik. Ayurveda juga menekankan pentingnya keseimbangan dalam hidup seseorang, sedangkan TCM lebih fokus pada penggunaan herbal dan akupunktur untuk mengembalikan keseimbangan. Ayurveda menekankan perawatan pencegahan, sedangkan TCM lebih berfokus pada pengobatan kondisi yang ada. Tiga dosha Ayurveda adalah Vata, Pitta, dan Kapha. Setiap dosha terbuat dari kombinasi dua dari lima elemen. Vata terbuat dari ruang dan udara serta mengatur pergerakan dan perubahan. Pitta terbuat dari api dan air dan mengatur metabolisme, pencernaan, dan transformasi. Kapha terbuat dari air dan tanah serta mengatur struktur dan stabilitas. Tubuh kita terbuat dari lima elemen yang sama yang membentuk alam semesta. Praktisi Ayurveda percaya bahwa ketika tubuh kita tidak seimbang, itu karena kita memiliki terlalu banyak atau terlalu sedikit salah satu elemennya. Ayurveda bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dengan menggunakan perubahan pola makan dan gaya hidup, serta pengobatan herbal.

Baik TCM maupun obat-obatan kontemporer dipraktikkan di Tiongkok daratan dan Tiongkok, dan sebagian besar orang Tionghoa-Amerika merasa nyaman dengan kedua skema pemikiran medis tersebut. Namun demikian, bidang perawatan tertentu dipandang lebih cocok untuk pengobatan kontemporer, misalnya bantuan darurat dan penyakit yang dapat diidentifikasi, misalnya kanker, stroke, pembedahan, dan diabetes. Beberapa penyakit degeneratif, misalnya radang sendi atau masalah pencernaan, sebagian besar masih dapat diobati dengan TCM. Beberapa orang Tiongkok akan menjalani pengobatan TCM terlebih dahulu untuk menunjukkan gejala atau penyakitnya sebelum menemui dokter. Karena TCM menekankan bahwa setiap bagian dari struktur tersebut berkaitan satu sama lain, maka beberapa orang Tionghoa-Amerika harus dapat memasukkan komponen TCM ke dalam perhatian mereka, termasuk perawatan di akhir hayat. Orang bisa saja membuat terapinya sendiri, misalnya mengubah puasanya, sering mencari bantuan dari praktisi, yang mungkin bersertifikat atau tidak]

Terdapat banyak bukti yang menunjukkan bahwa Ayurveda dan TCM bisa efektif dalam pengobatan berbagai kondisi. Secara khusus, modalitas ini mungkin membantu dalam pengelolaan kondisi kronis seperti nyeri, kelelahan, dan artritis. Selain itu, Ayurveda dan TCM juga mungkin bermanfaat dalam pengobatan kondisi kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi.

Tentang Penulis: Dr. Faith Whitehead; adalah dokter hewan dan peneliti berlisensi.

id_IDID

Pin It on Pinterest

What Our Clients Say
83 reviews